Ngomong-ngomong tentang investasi, sudah banyak banget lho kasus investasi bodong yang menawarkan return berkali-kali lipat dengan modal rendah. Mulai dari yang bentuknya hanya sekelompok kecil bersosialisasi di desa-desa, yang biasanya sasarannya adalah para ibu rumah tangga, sampai berbentuk agen umroh yang korbannya orang-orang dengan ekonomi menengah keatas.
Selama Bulan Oktober 2020 saja, Satuan Tugas Investasi OJK telah menghentikan 154 entitas yang diduga melakukan kegiatan tanpa izin dari otoritas yang berwenang dan berpotensi merugikan masyarakat. Banyaknya investasi bodong ini membuat banyak masyarakat khawatir untuk mulai investasi, terutama dengan pengetahuan pasar modal yang minim. Ditambah lagi, perspektif tentang ‘saham itu haram’ masih lumayan kuat di masyarakat, apa kamu salah satunya?
Kalau benar, kamu tidak perlu khawatir lagi. Kamu bisa mencoba Saham Syariah yang aman, mudah dan halal untuk pilihan investasi, nih. Selain itu ada beberapa keunggulan saham syariah yang bisa banget untuk dijadikan pertimbangan, ini dia!
1. Investasi yang Sesuai Prinsip Syariah
Investasi saham syariah dijalankan sesuai prinsip syariah yang juga mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 15/POJK.04/2015 Tahun 2015 tentang Penerapan Prinsip Syariah di Pasar Modal. Prinsip utama saham Syariah adalah mudharabah dan musyawarah dengan risiko ditanggung semua pihak apabila mengalami kerugian serta menggunakan prinsip bagi hasil.
2. Bebas Riba
Staf Hubungan Kelembagaan dan Informasi Pasar Modal Syariah Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Nadhifa Alim Hapsari, memastikan bahwa investasi di pasar modal syariah bebas dari riba, serta pembagian keuntungannya tidak melanggar prinsip syariah, "Kalau dalam prinsip syariah (pembagian keuntungan) juga tidak melanggar karena dia kan prinsipnya seperti syirkah atau kerjasama", jelas beliau.
3. Halal
Apakah dengan bebas riba sudah menjamin halal? Belum tentu. Dalam prinsip syariah terdapat larangan dalam bertransaksi, diantaranya yakni masyir, yang artinya memperoleh sesuatu tanpa bersusah payah atau untung-untungan. Contoh dari perilaku ini adalah judi dan mengundi dengan potensi kerugian yang sangat besar. Nah, investasi syariah menjamin tidak ada dana investor yang digunakan untuk hal-hal demikian. Saham syariah yang tercatat di pasar modal telah dijamin kehalalanya oleh MUI (Majelis Ulama Indonesia).
4. Lebih aman dan minim resiko
Kenapa dikatakan minim resiko? Ini karena dalam investasi saham syariah tidak diperbolehkan ada disinformasi atau kebohongan untuk memajukan emiten yang akan diinvestasikan. Dan juga, diantara saham-saham syariah, ada saham yang yang termasuk kedalam saham blue chip atau berkapitalisasi besar, saham seperti ini lebih minim resiko dari penurunan harga yang terlalu dalam.
5. Mudah
Siapa bilang investasi di saham syariah itu susah? Tenang, kalau kita ingin membuka rekening saham dengan akun syariah, kita bisa menggunakan layanan Shariah Online Trading System (AB-SOTS), disana telah terdapat 18 perusahaan efek anggota BEI yang memperdagangkan saham syariah mereka.
Nah, demikian beberapa keunggulan saham syariah yang bisa jadi pertimbangan kita dalam memilih instrumen investasi. Kalau dirasa cocok, kita bisa mempersiapkan diri untuk mulai berinvestasi. Eits, tapi jangan lupa ya untuk terus memperdalam pengetahuan tentang investasi yang akan kita jalani. Semoga artikel ini bermanfaat!
Referensi:
https://www.idx.co.id/idx-syariah/
--
Happy Irma Riyanti Prabowo
Universitas Singaperbangsa Karawang
Peserta Magang Online

